Kenapa Berlari Tanpa Alas Kaki Lebih Baik?

VIVAnews - Hentikan membuang waktu untuk berbelanja sepasang sepatu lari yang nyaman! Sebuah studi Universitas Glasgow menunjukkan bahwa berlari tanpa menggunakan alas kaki lebih baik.

Peneliti menemukan bahwa dengan bertelanjang kaki, pelari akan cenderung mendaratkan kakinya di pertengahan kaki. Sedangkan jika menggunakan sepatu, pelari cenderung mendaratkan kakinya di tumit mereka. Tes yang dilakukan menunjukkan, lari tanpa menggunakan alas kaki lebih aman, dapat mengurangi risiko cedera lutut dan pergelangan kaki.

Berlari dengan menggunakan sepatu memiliki teknik berbeda dengan berlari tanpa menggunakan alas kaki. Pelari yang menggunakan sepatu diperkirakan menyentuhkan tumit mereka ke tanah 1000 kali per mil. Sedangkan pelari yang tidak menggunakan alas kaki melakukan penggeseran langkah yang lebih halus. Hal itu menunjukkan kinerja luar biasa lari dengan bertelanjang kaki.

Abebe Bikila, atlet lari Ethiopia meraih medali emas maraton Olimpiade 50 tahun lalu dengan bertelanjang kaki. Para peneliti mengatakan lengkungan kaki kita menjadi kuat dengan evolusi dan berfungsi sebagai shock-absorber yang besar. Ahli mendorong orang-orang yang akan dikonversi untuk berjalan dengan bertelanjang kaki karena mereka akan melakukan transisi bertahap dan lancar karena berjalan seperti itu melibatkan otot-otot yang berbeda daripada berjalan dengan menggunakan sepatu.

Erick Thohir : Satu Game Lagi Sudah Kunci ke Olimpiade, Kalau Dua Game Kita Juaranya

Laporan: Djamilah

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin

Siap Tinggalkan Ducati, Pramac Racing Mulai Negosiasi dengan Yamaha

Pramac Racing habis masa kontraknya sebagai tim satelit Ducati di akhir musim MotoGP 2024. Kabarnya, mereka siap tinggalkan Ducati dan bakal gabung Yamaha di musim depan.

img_title
VIVA.co.id
26 April 2024